KHAERUL ANWAR

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Kamis, 21 April 2016

INFOYOURMATION!!
 (INFORMATION FOR YOU)

Samsung Umumkan Galaxy S7 & S7 Edge Versi Pink Gold

Samsung Umumkan Galaxy S7 & S7 Edge Versi Pink Gold
Samsung Umumkan Galaxy S7 & S7 Edge Versi Pink Gold (Foto: Samsung)
SEOUL – Samsung baru saja mengumumkan varian warna baru untuk duo Galaxy S7 yang menjadi smartphone andalan mereka tahun ini. Berbeda dari warna smartphoneyang telah ada sebelumnya, Galaxy S7 & S7 Edge mengusung warna pink gold.
Apple terkenal sebagai vendor yang memopulerkan warna rose gold. Tak lama, produsen lain juga mulai mengikuti dengan memberikan pilihan warna premium tersebut.
Di sisi lain, Samsung tampak tak berminat menjadi pengikut. Produsen smartphoneSeoul itu memilih untuk menyediakan warna pink gold yang disebut ‘warna natural yang memberikan kenyamanan’.
“Warna ini gemerlapan dan berkilau seakan diterangi dari dalam permukaan kaca mereka. Secara khusus, tema kulit dengan skema warna pink emas terlihat halus, dimaksudkan untuk menenangkan dan menggabungkan sentuhan kelembutan, cahaya dan kecanggihan untuk desain smartphone," demikian keterangan Samsung seperti dilansir dari The Verge, Rabu (20/4/2016).
Varian baru ini pertama kali hadir di Korea Selatan. Negara-negara lainnya segera mengikuti.
Source of :

by :

khaerul anwar
INFORYOURMATION !! (INFORMATION FOR YOU)

Google: Google.com Tidak Sepenuhnya Aman


Google: Google.com Tidak Sepenuhnya Aman
Google.com diklaim tidak aman. (AFP PHOTO / PHILIPPE HUGUEN)
Metrotvnews.com: Menurut Google, Google.com adalah situs yang "sebagian isinya berbahaya". Situs pencarian tersebut dianggap tidak sepenuhnya aman karena memiliki halaman yang dapat mengunduh malware ke dalam komputer Anda, atau berusaha untuk mencuri informasi pribadi Anda.

Seperti yang disebutkan oleh The Guardian, klaim ini dibuat oleh situs Safe Browsing buatan Google. Inilah laporan dari situs tersebut.
"Sebagian halaman di situs ini mungkin akan memasang malware ke dalam komputer pengunjung. Para hacker di situs ini mungkin akan mencoba untuk menipu Anda untuk mengunduh sebuah software, atau mencuri informasi pribadi Anda (seperti password, pesan atau informasi kartu kredit).

Sebagian halaman dari situs ini akan membuat pengunjung mengunjungi situs-situs yang akan memasang malware ke komputer pengunjung. Selama ini, situs-situs berbahaya telah mengirimkan para pengunjung mereka ke situs ini."



Namun, di bawah laporan tersebut, Google juga meminta masyarakat untuk tidak panik.

"Sebagian orang terkadang mengunggah post berbahaya dalam situs yang sebenarnya aman. Safe Browsing akan memberikan status keamanan setelah sang webmaster membersihkan konten yang ada," tulis Google.


(MMI)

source of :

by:

KHAERUL ANWAR

Rabu, 20 April 2016

SELAMAT HARI KARTINI

          Terimakasih ibu R.A KARTINI atas semua jasa yang telah kau berikan untuk negeri ini. Semua jasamu dulu yang berusaha ingin mengangkat harkat martabat seorang perempuan pun takkan pernah terbuang dari dalam pikiran. Dengan jasamu pun, membuat seorang perempuan, terutama seorang ibu, pasti akan selalu mengingat akan nama indahhmu. 
     Perjuanganmu dulu memang sudah selesai dan sudah terwujud untuk negeri tercinta ini, tapi masih banyak lagi tugas untuk generasi sekarang khususnya para kaum perempuan, yang berjuang melawan kejamnya sebuah perpecahan. 
            Aku bangga bisa menjadi bangsa dari negeri ini. Aku bangga bisa mempunyai seorang Lady Pahlawan sepertimu R.A KARTINI, aku hanya bisa membalas jasamu dengan selalu patuh dan menghormati seorang IBU yang telah berjuang melahirkanku, membesarkanku dan mendidikku, layaknya engkau memperjuangkan kaum Perempuan dinegeri ini. 



KHAERUL ANWAR





Kamis, 21 April 2016



Selasa, 03 November 2015

Menteri Ribut, Etika Berpemerintahan Dinilai Belum Berjalan Baik

Ilham wibowo - 04 November 2015 08:22 wib
Rapat Kabinet. ANTARA/Yudhi Mahatma
Rapat Kabinet. ANTARA/Yudhi Mahatma
Metrotvnews.com, Jakarta: Pengamat Hukum Tata Negara Refly Harun mengatakan, perbedaan pendapat antarmenteri harus diselesaikan secara internal. Dia menilai menteri Kabinet Kerja saat ini secara prosedur dan etika berpemerintahan belum berjalan dengan baik.

"Prosedur berpemerintahan dan etika berpemerintahan belum berjalan dengan baik. Tidak cukup komitmen, segala sesuatunya harus disistemisasi, niat baik saja tidak cukup," tutur Refly dalam acara Bincang Pagi, Metro Tv, Rabu (4/11/2015)

Menurut dia, prosedur yang belum bekerja dengan baik ini lantaran dalam membuat sebuah peraturan, pemerintah masih menggunakan sistem manual. Hal inilah yang menjadi penyebab terjadi tumpang tindih sebuah aturan.




"Belum ada sebuah sistem yang menggunakan teknologi. Misalnya pengambil kebijakan, bahkan eselon satu pun tidak berani mengambil keputusan," jelasnya.

Pemerintah membutuhkan teknologi yang bisa menampung semua peraturan dalam sebuah data base. "Saya kira memang membutuhkan waktu. Sebagai contoh misalnya, semua kementerian jika ingin membuat sebuah peraturan, kemudian dia hanya tinggal memasukan ke dalam sebuah sistem, lalu semua kementerian bisa melihatnya dan bisa berkomentar," ujarnya.

Lebih lanjut, Refly menilai etika berpemerintahan menteri Kabinet Kerja juga belum berjalan dengan baik. Pembantu Presiden Joko Widodo, kata dia, tak boleh buat gaduh.

"Jangan dilampiaskan di depan media, biarpun menjadi dilema bagi media. Tidak boleh kemudian menteri A kemudian mengkritik menteri B apalagi ada menteri yang mengkritik Presiden dan Wakil Presiden, itu lebih aneh lagi," tutur dia.

sumber : http://news.metrotvnews.com/read/2015/11/04/187269/menteri-ribut-etika-berpemerintahan-dinilai-belum-berjahttp://news.metrotvnews.com/read/2015/11/04/187269/menteri-ribut-etika-berpemerintahan-dinilai-belum-berja

Disqus Shortname

Comments system